Perlu diingat, Peraturan Daerah (Perda) adlh produk hukum yg diterbitkan oleh Kepala Daerah dengan persetujuan DPRD. Ketika Perda sudah diundangkan, maka harus ditegakkan. Siapa yg tegakkan? Satpol PP.
-
-
Pokaż ten wątek
-
Kita mulai dgn Pasal 5 ayat 1. Lihat kalimat “setiap orang wajib”. Bayangin kl Satpol PP keliling kota Depok nyari org2 yg ga shalat jumat. Atau mrk yg ngga berpuasa di bln Ramadan. “Sesuai aturan Perda, bapak harus shalat jumat. bapak harus puasa”- think about that for a second.pic.twitter.com/1tfyGfCwwV
Pokaż ten wątek -
Lanjut, pasal 6 ayat 1. Yang dimaksud dgn ajaran menyesatkan yg mana? Ini bisa jadi stempel utk mendiskriminasi kelompok2 spt Ahmadiyah & Syiah yg mmg slm ini dianggap sesat. Hidup mrk makin tidak nyaman di kota Depok. Atau tujuannya mmg mengusir mrk dri Depok?pic.twitter.com/CeWKdfWuuE
Pokaż ten wątek -
Pasal 11 ayat 3 huruf b. Dilarang melakukan praktek riba. Saya ndak paham, apa maksudnya operasi bank2 konvensional & lembaga pembiayaan akan secara gradual dilarang? Lah yg non muslim tak peduli riba bgmn? ikut golongan kami? hiya hiya!pic.twitter.com/8efMnGOQOm
Pokaż ten wątek -
Pasal 12 ayat 1. Lagi2 “setiap orang wajib” “menjaga & memelihara”. Ini jaminan hukum buat org2 yg suka ngurusin khidupan beragama org lain. Bayangin ada org nanya “mbak/ mas, kerja di bank? makan uang haram dong, kan riba” Perda ini bkn hny melindungi tp mendukung org2 kyk gini.pic.twitter.com/46eKxTMldG
Pokaż ten wątek -
Nah ini mungkin yg paling mengerikan. Pasal 14 ayat 1,2 & 3. Pakaian yg sopan sesuai ajaran agama itu yg gmn? kalo ga pake jilbab, sopan ga? pakaian agak ketat sopan ga? terus lembaga pemerintah & swasta harus atur cara berpakaian pegawai mrk sesuai ajaran agama.pic.twitter.com/LrFKuGg1xf
Pokaż ten wątek -
Anda bayangin kalo dinas2 pemkot mewajibkan jilbab utk ASN wanita beragama Islam. Lha mrk yg ga mau pakai jilbab gmn? Begitu jd dgn lembaga swasta. Akhirnya krn butuh pekerjaan, mrk ikut saja ketetapan cara berpakaian. Ini pemaksaan. Ini diskriminasi.
Pokaż ten wątek -
Skrg Pasal 18 ayat 2. Ini juga ngeri. Konsekuensi kalau lembaga2 tsb gagal menetapkan ketentuan berpakaian, maka bisa kena sanksi 1) teguran, 2) peringatan tertulis, 3) penghentian kegiatan dan atau 4) pencabutan izin.pic.twitter.com/VUDRDYT6gc
Pokaż ten wątek -
Bayangin. Anda punya usaha di Depok, lalu ga mau menetapkan kode berbusana sesuai ajaran agama. Anda bisa ditegur, kalau ngeyel terus dicabut izinnya. Think about that for a second.
Pokaż ten wątek -
Tapi ada kabar baik. Raperda ini telah secara efektif ditolak oleh DPRD Depok. Saya berterima kasih kpd Fraksi PDI Perjuangan yg mencoret Raperda ini masuk Bamus & Program Legislasi Daerah.
Pokaż ten wątek -
Namun, jgn lupa, hasil pileg DPRD Depok menunjukkan PKS menang & akan menguasai 12 kursi pd periode selanjutnya. Oh ya, didnt I tell you? Raperda ini inisiatif Pemkot Depok (Wali Kota kader PKS) & tentunya didukung Fraksi PKS di DPRD. Kaget? ah masa masih kaget
Pokaż ten wątek -
Anda perlu khawatir krn tdk ada jaminan Raperda seperti ini tidak akan kembali didorong di periode DPRD berikutnya. PKS tinggal berkoalisi dgn Gerindra & PAN, mrk akn pegang suara mayoritas di DPRD Depok.
Pokaż ten wątek -
Anda perlu khawatir krn nampaknya ada upaya utk menjadikan Depok kelinci percobaan. Jika Perda2 semacam ini berhasil disahkan & ditegakkan di Depok, bukan tak mungkin kab/kota satelit DKI Jakarta lainnya akan ikut. Atau mungkin DKI ikut sekalian?
Pokaż ten wątek -
These people mean business. Mereka kerja keras utk merealisasikan ideologi mereka. Kalau anda lengah & enggan melawan, dlm 20-25 tahun, negara anda bisa jadi sdh mereka take-over. Ideologically, of course. -SELESAI-
Pokaż ten wątek
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.