ini kejadian lana del rey kembali lagi terulang
. everyone have their own way to cope with their own problems, nadin in this case too. romantisme tergantung perspektif lah, lo juga bisa meromantisme laki-laki sadistic di Novel-novel fifty shades/after tapi dlm perspektif (c)
-
-
W odpowiedzi do @soapyhobi @rahasiabulan
lain pemeran utama nya juga Bertahan hidup dari masa lalu dengan itu, asal konsensual, Sama-sama ngerti, punya batasan ini gak jadi masalah. Tp yang problematik adalah kalian yang gak bisa menerima mekanisme mengatasi masalah yang dilakukan orang lain.
1 odpowiedź 8 podanych dalej 199 polubionych -
W odpowiedzi do @soapyhobi @rahasiabulan
Gue gak ngebelaiin nadin gitu, sumpah engga. Gue cuma capek aja orang kasih lecture gak jelas dengan "mental kamu unstable? Ke psikater yuk? Ke psikolog yuk?" LO KIRA MEREKA YG MENTAL HEALTH NYA TERGANGGU GAK PERNAH NYOBA ITU? WKWK KESEL BGT. Cangkem nya loh mas mba dijaga.
4 odpowiedzi 30 podanych dalej 293 polubione -
W odpowiedzi do @soapyhobi @rahasiabulan
Dari sekian perdebatan di komen, ini yg paling mewakili. Yang terpenting kan Nadin ngasih tau kondisinya saat ini, soal aestetik atau apalah itu kan cuma penyampaiannya.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 10 polubionych -
Menurutku bahkan gak ada aturan khusus bahwa caption atau takarir HARUS relevan sama gambar.
Romantisasi itu pun dituduh dalam bentuk puitisasi. Wkwkwk dikira orang yg ada gangguan jiwa itu hidupnya kudu dark mulu WKWOWKWO.1 odpowiedź 3 podane dalej 51 polubionych -
W odpowiedzi do to @mbak_anonim@CindyFatma11 i jeszcze
yang jadi masalah dia itu tau mentalnya gak stabil ngapain di publis ? bukannya cari solusi malah....
4 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @devilalpaca@CindyFatma11 i jeszcze
Aku punya temen yang mentally unstable dan dia ke psikiater kok (aku sempet nganter malah), tapi dia juga suka cerita di sosmednya. Kayak "Hari ini kepala gua banyak banget suaranya, rasanya pengen tidur tapi gak dibiarin tidur sama diri sendiri".
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @seonggokhooman@devilalpaca i jeszcze
Itu ternyata cara healing dia. Temenku bilang "aku seneng cerita keadaan aku di sosmed karena suka ada yang reply kasih semangat ke aku, ada juga yang berbagi cerita mengenai hal yang sama". Kadang healing orang beda" sih. Jadi biarin aja setiap orang berekspresi/bercerita.
1 odpowiedź 2 podane dalej 2 polubione -
W odpowiedzi do to @seonggokhooman@CindyFatma11 i jeszcze
di anjurin kah sama psikiaternya atau cuma sekedar self healing ala2 ? kalo cuma ala2, berarti mabok, ngerokok, ngewe, juga masuk dong ? udah konsul sm psikiaternya kalo punya mental illness aman kayak begitu ?
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @devilalpaca@CindyFatma11 i jeszcze
Dia cerita sama psikiaternya dan dibolehin... gak ada larangan. Toh dia cerita kayak gitu kan gak membahayakan siapa pun dan merugikan siapa pun. Terapi dia juga tetep jalan. Oh iya, karena semakin hari dia keadaan mentalnya semakin baik, tweetan dia soal mental ill jg berkurang
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
perspectives orang dalam melihat permasalahan pasti beda, no matter how hard you try to justify, pasti aja ada orang yang not ready for this kind of conversation. By the way, kalian bisa baca buku Map of The Soul karya Carl Jung, Dia juga Bahas tentang coping mechanism.
-
-
W odpowiedzi do to @soapyhobi@devilalpaca i jeszcze
Iya bener, mbak. By the way terima kasih untuk referensi bukunya.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @seonggokhooman@devilalpaca i jeszcze
Iya Sama-sama, semoga temen kamu juga cpt pulih kembali yah
0 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.