Pamor Onrust sbg pulau penjara bermula 1933. Februari tahun tsb awak kapal De Zeven Provencien milik AL Belanda mengambil alih kapal utk memprotes pemotongan gaji. Belanda mematahkan perlawanan yang dipengaruhi kelompok kiri ini. Di Onrustlah para pelakunya lalu dipenjara.
-
-
Pokaż ten wątek
-
Pada 1940, menyusul invansi Jerman terhadap Belanda, semua orang Jerman di Hindia ditangkap dan dimasukkan interniran. Di Batavia saja ada 1200 orang Jerman yang diciduk. Ke pulau Onrust jugalah mereka kemudian dipenjara [dg sanitasi dan air bersih seadanya].
Pokaż ten wątek -
Onrust dipakai untuk membuang kriminal besar selama zaman Jepang. Fungsi penjara diteruskan Sekutu yang kemudian datang. Menurut laporan Majalah Knickerbocker Vol. 6, 1946, ada 761 orang Indonesia, 20 Tionghoa, 208 orang Jerman, & 6 perempuan Nazi Belanda di penjara Onrust.
Pokaż ten wątek -
Antara penghuni penjara Onrust tsb adl Dipa Nusantara Aidit. Ia mulanya ditangkap Jepang karena turut mengorganisir rapat raksasa di Lapangan Ikada, memperingati sebulan Proklamasi. Sempat lari dari penjara, Aidit ditangkap kembali oleh tentara Sekutu, lalu di buang ke Onrust.
Pokaż ten wątek
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
-
-
bagus ya fotonya... nampak crisp
Dziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
-
-
Soalnya dijajah pak :(
Dziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
-
-
Sedih sekali
Dziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
-
-
Yg lg gotong tong, pke topi. Mirip super dede
-
Time traveler
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
-
-
Hmm.. Mereka tahanan Mbak/Mas. Sudah ada fast food sekalipun belum tentu mereka bisa makan.
Dziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.
suratpotretlawas@gmail.com