Gubernur, bupati itu pemimpin. Pejabat yg Anda maksud itu : sekretaris daerahhttps://twitter.com/tonisugiri/status/832729691551174656 …
-
-
W odpowiedzi do @Gus_Sholah
@ToniSugiri @rayya_NA ya ini persis pemahaman 'pemimpin' yang feodal. Dalam demokrasi, gubernur, presiden, bupati adalah abdi
2 odpowiedzi 3 podane dalej 0 polubionych -
masa pemimpin kita suruh-suruh kelola sampah, olah tinja, bersihin got, bangun jalan?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
jelas-jelas presiden, gubernur, bupati yang bayar gajinya kita kok. Mereka abdi (budak), tunduk pada kita.
3 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
kalaupun yang dipakai adalah logika 'pemimpin', bagaimana dia bisa memimpin umat yang jelas-jelas plural?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
seketika sistem yang seperti itu akan timpang, karena langsung menimbulkan diskriminasi.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
rakyat muslim memilih pemimpin muslim. Lah, yang non-muslim pemimpinnya siapa? Dianaktirikan?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
maka logika seperti itu sulit diterapkan dalam bernegara, apalagi negara yang demokratis.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
logika seperti itu hanya cocok diterapkan dalam konteks umat. Pemimpin umat? Ya.. silakan.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
jelas nggak masuk akal lah umat memilih pemimpin selain yang seiman.. BAGI UMATNYA!
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
tapi ini demokrasi. Kita milih pemimpin [sic, pelayan] bagi kita semua yang tunduk (akuntabel) pada kita.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.