secara harimau-sentris, peradaban agraris yang menghidupi banyak manusia itu adalah bencana. Habitatnya menyempit. Lalu punah.
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
sekarang peradaban Bali sedang mengalami transformasi lagi. Semakin sedikit yang agraris, semakin banyak ke sektor jasa.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
dan ini berlaku juga di tempat lain di Indonesia. Maka daerah perkotaan mengembang di mana-mana, lahan pertanian menyusut.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
jadi ketika anda mengatakan "lahan masih banyak kok, untuk apa reklamasi", sesungguhnya anda sedang disonan.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
contoh kasusnya terlihat sangat jelas di peta satelit Semarang yang saya share tadi. Itu fakta.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
jadi sekarang saya mau tanya. Semarang kekurangan lahan. Mereka mau menjaga 40% lahan di perbukitan sebagai daerah penyangga.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
adanya bandara Ahmad Yani di tengah kota membatasi pertumbuhan Semarang secara vertikal.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
sementara pertumbuhan lateral akan menimbulkan efek urban sprawl yang amat tidak diinginkan, e.g. kemacetan, konversi lahan..
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
sehingga rekomendasinya adalah memindahkan bandara untuk Semarang ke tempat lain agar kotanya dapat tumbuh vertikal.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @Walhi_Sulsel
pertanyaan saya: jika anda perencana kota, kemanakah anda akan memindahkan bandara Ahmad Yani?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
nggak direspon juga nggak apa sih, masbro. Saya cuma membantu supaya argumen anda lebih tertata dan nggak disonan 
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.