Vine aplikasi media sosial video milik Twitter, meski 6 detik tapi video berkualitas HD. 6 detik IS mampu tampilkan video aksi pemenggalan.
-
-
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Militan IS kini aktif mulai menggunakan
@telegram messenger, karena@telegram dikenal aman utk mengirim dokumen atau informasi rahasia.1 odpowiedź 6 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Pihak Telegram sendiri mengakui bahkan bangga dipakai IS (ISIS).pic.twitter.com/95XNzX1xOd
1 odpowiedź 9 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Saya sering ditanya begini, seberapa banyak dan bahaya pendukung IS di Indonesia mereka kan hanya nyaring di media sosial.
1 odpowiedź 4 podane dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Sekarang begini, coba kita lihat apa yg terjadi di Saudi Arabia belakangan ini, atau di Bangladesh yg dilakukan simpatisan IS.
1 odpowiedź 4 podane dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Sebagai titisan Al Qaeda, IS tak jauh beda. IS sudah menyerukan kepada jaringannya di mana saja untuk menghabisi orang yg dianggap kafir.
1 odpowiedź 3 podane dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Hal senada jg diungkapkan oleh personel IS asal Indonesia yg kini ada di Suriah.pic.twitter.com/FAndksH4Xg
3 odpowiedzi 15 podanych dalej 3 polubione -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Kabar penanganan militan Poso yg berafiliasi dg IS juga tidak jelas sampai mana, perlu dipertanyakan keseriusannya.
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
Kerjasama BNPT & Kemenkominfo RI yg mencanangkan tahun 2015 "Tahun Damai Di Dunia Maya" juga hanya sekedar slogan. Ini udah mau 2016.
1 odpowiedź 4 podane dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Iqbal__Kholidi
BNPT tahu penyebaran paham radikalisme dominan melalui media sosial, tapi BNPT sendiri tak ada upaya deradikalisasi di media sosial.
2 odpowiedzi 1 podany dalej 1 polubiony
@Iqbal__kholidi gimana sih caranya deradikalisasi via sosmed, mzbrow? @BNPTRI
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.