Keteraturan berbahasa mencerminkan keteraturan pikiran. Usahakan jgn mencampur 2 bahasa dlm 1 kalimat, mis. jgn ucapkan "saya mau meeting".
-
-
W odpowiedzi do @ivanlanin
@ivanlanin@rulimanurung apalagi Bahasa Indonesia, bahasa hasil kawin silang segala macam leksikon yang lalu lalang di Nusantara.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung kita juga tau kosa kata suatu bahasa juga adalah rekam jejak interaksi budaya masyarakat itu dengan masyarakat lain2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung saya suka, misalnya, pengayaan bahasa Indonesia yang dilakukan@sammypasau.. :D2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung sama halnya, cara berbahasa dan kosa kata seseorang lebih mencerminkan pengalaman budaya dan hidup orang itu.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung kurang elok, rasanya, kalau kita kemudian menilai keteraturan berpikir seseorang dari campur aduk kata-katanya.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung apalagi orang-orang yang tumbuh besar/berinteraksi di lingkungan multibahasa. Campur aduk adalah fakta keseharian.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung saya pun mungkin bisa menilai keteraturan berpikir mas Ivan dari penyingkatan kata di twit awal tadi.. :D1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@ivanlanin@rulimanurung kenapa tidak dipecah jadi dua kalimat? Kenapa harus menyingkat kata? Tapi itu karena saya pedant singkatan.. :))2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja@ivanlanin Kalau urusan singkatan, kaitannya dengan keteraturan berpikir rasanya agak jauh ya. BTW, pedant padanannya apa ya :-P4 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych
@rulimanurung @ivanlanin karena, katanya, kalau seseorang bisa menyampaikan paparan dengan ringkas, ia memahami betul apa yang disampaikan.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.