Perlu dicatat, UU 26/2000 itu disahkan hanya beberapa jam sebelum PBB ketuk palu bikin Pengadilan Pidana Internasional untuk Timor Timur.
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
Intinya, jangan sampai petinggi militer dan sipil Indonesia dan pemimpin milisi Timtim dibawa ke Pengadilan Internasional. Harga diri cuy.
1 odpowiedź 5 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @kopiganja
Sebetulnya ide untuk melakukan penuntutan terhadap pelaku pidana internasional dengan mekanisme peradilan domestik itu sangat bagus.
1 odpowiedź 1 podany dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @kopiganja
Hanya ada satu hal yang hilang dari UU itu, yakni kategori kejahatan ketiga: War Crimes. Konon karena udah diatur dalam KUHP Militer.
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Ya okelah. UU 26/2000 mungkin bisa digunakan untuk membuktikan unsur 'luas dan sistematis' dalam peristiwa seputar referendum Timtim..
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Tapi akan sangat sulit untuk bisa melampaui ambang pembuktian Crime Against Humanity dalam kasus penculikan dan penghilangan aktivis 1998.
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Persoalan ketiga, dan ini yang bikin miris, tampaknya UU 26/2000 telah sukses menimbulkan kebingungan di tengah pegiat HAM Indonesia.
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
(Juga UU 32/1999 tentang Hak Asasi Manusia yang mendahuluinya)
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
(Dan kini making bingung dengan R-KUHP yang mencantumkan 'Kejahatan Terhadap HAM' dan 'Tanggung Jawab Komando' sebagai jenis kejahatan)
1 odpowiedź 1 podany dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Kebanyakan pihak, baik awam maupun pegiat, kini memahami hak insani (HAM) sebagai laundry list hak yang dimiliki setiap orang..
1 odpowiedź 3 podane dalej 0 polubionych
.. yang lepas dari konteks peran dan posisi hak insani itu dalam hubungan antara manusia dan Negara.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.