@saptadi lebih jahanam lagi, 'kue iklan' itu dinikmati eksklusif oleh si pemegang konsesi. Sebagian malah memakainya untuk kampanye diri.
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Ya tidak bisa disalahkan juga krn punya dia. Itu juga ada cost dikeluarkan. Sama dengan buka warung kita makan sendiri.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Ya itu terserah yg punya lapak. Yang sewa lapak sudah bayar sewa & pajak. Kalau penasaran terus buka lapak sendiri oke. Tp gagal.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Tinggal aturan mainnya saja. Sewa lapak berapa. Jam operasinya berapa lama. Kalau tengah2 main serobot kan gak bagus juga Mas.4 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Nah, saya usulkan itu 'kan? Kalau calegnya OK, ratingnya bagus kenapa mesti kita paksakan dengan aturan? Alami saja.3 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Beda Mas. Tambang kita perlu berhitung karena itu asset yg bakal habis. Frekuensi dan penyiaran itu ibarat kita sewain tempat.2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.