@saptadi lebih jahanam lagi, 'kue iklan' itu dinikmati eksklusif oleh si pemegang konsesi. Sebagian malah memakainya untuk kampanye diri.
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Ya tidak bisa disalahkan juga krn punya dia. Itu juga ada cost dikeluarkan. Sama dengan buka warung kita makan sendiri.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Ya itu terserah yg punya lapak. Yang sewa lapak sudah bayar sewa & pajak. Kalau penasaran terus buka lapak sendiri oke. Tp gagal.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Tinggal aturan mainnya saja. Sewa lapak berapa. Jam operasinya berapa lama. Kalau tengah2 main serobot kan gak bagus juga Mas.4 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Tetapi maksud sy kalau saluran ini kmdn mesti wajib buat caleg yg banyak itu, dan bertujuan mengurangi spanduk sy nilai tdk tepat1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
@kopiganja Ah lebih ah, Mas. Caleg lo! Bukan Aleg. DPR-RI, belum DPRD I, belum DPRD II. Parpolnya saja sudah 13, bagaimana?2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.