Lucunya yang bereaksi terhadap twit ini ngga ada satu pun orang Bali.
https://twitter.com/kopiganja/status/1350682341165862912 …
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
Bro, most of the time gw suka yang lo koarkan lewat twit, tapi ini baunya kayak mentalitas "KTP mana lur?"
1 odpowiedź 6 podanych dalej 128 polubionych -
W odpowiedzi do @fahmitsu
Ngga lah. Gue juga bukan "asli Bali". Tapi menarik aja bahwa yang terpantik dengan situasi di Bali ini kebanyakan malah orang-orang yang ngga mengalami realitas sehari-hari di Bali.
11 odpowiedzi 3 podane dalej 5 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Bukannya malah bagus? Negara lain ga bisa saling membela state/provinsi lain, tapi kita bisa? Walaupun lebih tepatnya ini common cause bukan cuma terbatas ke Bali, tapi Indonesia in general. Sama aja kayak di Watchmen, di mana buat mempersatukan dunia, perlu ada common threat.
1 odpowiedź 8 podanych dalej 129 polubionych -
W odpowiedzi do @fahmitsu
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ podał/a dalej Bli Saka
Kalau membaca komentar Bli
@ngurahsaka, whom I highly respect, tampaknya migran-migran ini bukan ancaman ya, mungkin sekadar annoyance karena perilakunya yang aneh-aneh dan suka ngeyel.https://twitter.com/ngurahsaka/status/1350724368083521538?s=19 …👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ dodał/a,
Bli Saka @ngurahsakaW odpowiedzi do @kopiganjaini ngetawain para pelaku pariwisata yang menurunkan harga demi bertahan hidup? bro kok kejauhan? sama sekali kami ga keberatan kalo mau hidup di bali, tapi bali ini tidak perlu disebut suaka. ke bali ada aturan. melihat dia sampe jualan buku dll, pantas dong kita pertanyakan?3 odpowiedzi 0 podanych dalej 2 polubione
Tentang gentrifikasi Bali dan degradasi lingkungan akibat pariwisata massal, sebagai migran lokal yang udah menetap di sini hampir 2 dekade, gue mengalami, melihat dan merasakan banget persoalan ini.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.