Tempe, tahu, yoghurt, kopi, durian, tape juga mengalami fermentasi. Sebagian menghasilkan alkohol. Bukan fermentasinya. Bukan alkoholnya. Tapi "perlindungan akal" yang menjadi maqasid di balik pelarangan produk yang memabukkan. Yang haram itu mabuknya.https://twitter.com/rochmyaningsih/status/1347564893826813958 …
-
Pokaż ten wątek
-
W odpowiedzi do @kopiganja @firdzaradiany
Saya setuju di sini. Bukan alkoholnya. Namun, statusnya sebagai "minuman memabukkan". Tape tak pernah (atau jarang?) digunakan sebagai alat mabuk.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 2 polubione -
W odpowiedzi do @Mhanifpriatama @firdzaradiany
Ya, akal sehatnya yang dijaga. Sama halnya, jika perlindungan nyawa adalah hal yang utama (daruriyah), rokok seharusnya haram kan? Bukan berarti orang jadi berdosa mengonsumsinya, tapi mereka perlu tau bahayanya. "Dosa" utamanya mungkin di produsennya.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 5 polubionych
Contoh lain maqasid soal perlindungan kehidupan: penggunaan bahan bakar fossil di tengah ancaman pemanasan global. Dulu mungkin ngga haram, tapi dalam konteks hari ini mungkin sudah saatnya diharamkan. "Dosa" utamanya ada di produsen bahan bakar fossil dan pembuat kebijakan.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.