iyo. Kesel karena sukanya menakut-nakuti soal ekonomi. Tapi kok nggak tergerak soal ratusan orang mati tiap hari. Padahal, keduanya juga berkaitan dan akarnya inkopetensi.
-
-
-
Rasionalisasinya, ratusan mati itu cuma nol koma sepersekian persen populasi Indonesia. Ngga pandemi pun, ratusan mati tiap hari. Begitu kira-kira. Memang "harga" yang mesti dibayar.
- Pokaż odpowiedzi
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.
