Oh, sama dong ya kayak sekarang. Kalau melihat angka tesnya, kemungkinan besar angka kasus sebenarnya juga jutaan, jauh lebih besar.
-
-
W odpowiedzi do @sweethellena @kopiganja
Angka konsensus yang digunakan selama bertahun-tahun adl 1,5 juta jiwa dengan death rate 30,6 per 1,000 jiwa. Indonesia kolonial menjadi negara dengan death rate terburuk setelah India. Pada 2013, Siddharth Chandra mengoreksi angka tersebut dan menyebut angka hingga 4,37 juta.pic.twitter.com/KM1KrQmBbS
2 odpowiedzi 2 podane dalej 2 polubione -
Wah. 9% dari penduduk yang ada meninggal?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @ruliemaulana@ravandolie i jeszcze
Eh. Itu 4,37jt cuma Jawa aja. Jadi di studi itu berapa sebenarnya total yang meninggal?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Jawa dan Madura, Mas. Nggak pernah ketahuan berapa jumlah totalnya karena keterbatasan data. Saya pribadi juga meragukan angka 4 juta itu. Tapi kalo 1,5 juta sepertinya juga kok jauh terlalu rendah.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
Dari tabel awal 3% = 1,5jt artinya penduduk saat itu sekitar 50jt. Kalau hanya Jawa kemungkinan 4,37jt dari total 35jt yang di Jawa. Artinya 12,5% dari penduduk yang ada meninggal. Karena itu angka kematian bukan jumlah kasus.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Kalau untuk jumlah kasus lebih sulit lagi melacaknya Mas. Artikel tentang Flu Spanyol di Hindia Belanda pun bisa dihitung pakai jari jumlahnya. Cukup aneh, mengingat pandemi ini merupakan salah satu pandemi terburuk yang pernah terjadi dalam sejarah umat manusia.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Paham mas. Cuma kalau studi Siddharth Chandra ini benar, artinya korban Flu Spanyol setara dengan 34jt orang meninggal saat ini. Entah fisik dulu sangat buruk atau covid sebenarnya tidak terlalu berbahaya.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
.. dan/atau sistem kesehatan dulu sangat buruk, dan/atau penyebaran informasi dan pengetahuan hari ini jauh lebih baik. Ngga saling mengecualikan. Bisa all of the above.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Sepakat. Masalahnya jomplangnya ribuan kali. Apa kita sudah ribuan kali lebih bagus atau covid ribuan kali lebih jinak.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ podał/a dalej Ahmad Arif
Di USA, Rusia, Brazil, India dan Eropa Covid ngga ribuan kali lebih jinak. Di Indonesia, angka kasus sesungguhnya bisa antara 3 sampai 20 kali lebih tinggi.
See below
https://twitter.com/aik_arif/status/1329993962627612673?s=19 …
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ dodał/a,
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.