Lebih dari setengah produk yang kita temukan di supermarket ada kandungan minyak sawitnya.
-
-
Udah mulai banyak di sini produk ga pake sawit. Tapi yaaa... gitulah terbatas. Kalo yang tinggal di kampung upstate NY kayak gue banyak dimanjakan local product dari small business yang kebanyakan emang tree hugger.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Kalau bukan sawit berarti pakai minyak nabati lainnya. Yang dikuatirkan, minyak nabati lain itu per satuan volume membutuhkan luas lahan kebun lebih besar, sehingga dampak lingkungannya lebih besar juga.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ podał/a dalej 👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ dodał/a,
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
Makanya. Pergunakan siwak. Bukan odol.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Konsumsi odol global kayanya ngga butuh lahan sebanyak itu deh kalau produktivitas bisa ditingkatkan, misalnya setinggi yang dicapai Malaysia. Belakangan demand terbesar muncul dari pemanfaatan buat bahan bakar nabati kan? Satu mobil sehari bisa mengonsumsi jatah manusia setahun.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
Yang sekarang dilakukan, seperti oleh RSPO, adalah menerapkan standar sustainability, termasuk danpaknsosial dan lingkungan. Jadi bisa dibedakan sawit yang merusak dan yang tidak. Konsumen bisa tahu yang mana.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
Tapi Opung ga suka RSPO gimana dong. Dan pasar di luar Eropa ngga demand itu.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
Terus ancam mau boikot Airbus


1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
Balance of tradenya aja nggak imbang. Asosiasi perkebunan menolak perang dagang ini karena malah merugikan mereka. Hehehe.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Itu dia. 
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.