Misalnya infrastruktur untuk mengatasi kolapsnya mata rantai makanan di lautan yang terumbu karangnya mati karena pengasaman samudera?
Kayak apa ya itu bentuknya?

-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
Maksudnya begini: kita perlu membicarakan dan menyusun rencana jelas bagaimana menyelamatkan diri dr pemanasan 1.5C - dan mungkin jg lebih - yg hampir pasti terjadi. Sibuk dg renewables sambil berharap pemanasan tak akan terjadi itu bunuh diri
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @ngabdul
Betul, apalagi mengingat kontribusi utama Indonesia ke pemanasan global adalah melalui LULUCF, pernah dalam satu tahun bahkan melampaui emisi negara maju.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @ngabdul
Kalau Indonesia ini paru-paru dunia, thoraxnya udah memutih kalau diröntgen.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Land Use mmg salah satu hal terpenting: menghijaukan kembali Jawa yg sdh sekarat agar siap menghadapi iklim, menyelamatkan hutan di pulau2 lain
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @ngabdul @kopiganja
Betul. Di lahan siapa?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @agussari @kopiganja
Nah itu yang harus dipikirkan dan dibicarakan, harus jadi agenda penting. Tidak kalah penting dibanding mikir bauran energi
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @ngabdul @kopiganja
Pulau Jawa nih sudah “lost cause”, mas. Salah urus sejak Orba yang terlalu “Jawa-sentris”. Kepadatan sepulau kadang melebihi kepadatan sebuah kota. Wilayah terlindung dirambah melulu.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
Sempat lihat data di mana gitu, Jawa satu-satunya pulau yang hutannya nambah selama satu dekade ini. Kecil banget sih dibanding yang hilang di Sumatra, Kalimantan dan Papua.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @ngabdul
“When you’re at the bottom, the only way is up”
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych



Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.