Kerjaanmu ini dulu, bro @tifsembiring?
https://twitter.com/uradn/status/1301375042261938176 …
Możesz dodawać lokalizację do Twoich Tweetów, jak miasto czy konkretne miejsce, z sieci lub innych aplikacji. W każdej chwili możesz usunąć historię lokalizacji swoich Tweetów. Dowiedz się więcej
Sudah berulang kali sih dijelasin, mungkin belum baca yaa. Jadi program USO ini given dari menteri sebelumnya, ada desa berdering, ada plik dan mplik. Desa berdering 73.000 desa masuk telepon, kecamatan 7.000 an internet, dan mobil internet sebanyak 1.900 an kecamatan.
USO ini disepakati dlm sidang PBB, lalu pemerintah melalui perpres menarik iuran USO sebesar 1,25 % dari pendapatan bruto operator telekomunikasi. Lebih kurang terkumpul, di masa itu rp 10 trilyun. Hampir lima tahun berjalan, telepon masuk desa, terbangun semua, plik juga...
Terus mobil mangkrak itu apa pula cerita nya bang?
Untuk mplik baru tercapai 71%, hasil audit. Dan saat itu dana yg terpakai total USO sekitar rp 880 milyar lebih, masih banyak sisa. Waktu itu DPR usul macam2 utk sisa dana dari 10 T itu, saya nggak setuju. Sbb tdk ada turannya. Thn 2014 dievaluasi mplik, dan dimoratorium oleh dpr
Akibatnya para operator mplik (swasta) tdk dapat kredit lagi dari bank, sehingga mereka stop operasi. Perlu diketahui model bisnisnya antara kemenkominfo dg operator ini adalah sewa jasa. Operator membeli mobil, komputer, antena dan koneksi, lalu menyewakan ke masyarakat kecmtn..
Sewa perjamnya berkisar rp 1.000-3.000 perjam. Maka krn margin kecil sekali, maka kemenkominfo mensubsidi lk rp 1.250perjam. Karena program ini distop, maka operator minta diselesaikan semua tagihan mrk, sdh selesai, sebagian sampai ke BANI. JADI mobil2 itu milik operator swasta
Foto mobil2 diatas, diambil di Kalbar. Saya tanya operator2 mplik saat itu, hampir semua mobil bekas mplik itu habis mrk jual. Kalau masih ada sisa, sayapun minat beli. Silakan infokan. Program ini sdh diaudit BPK dan tdk ada kerugian negara. Baik sekarang pertanyaannya apa...
Kenapa DPR memoratorium program ini?
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.