yang sebaiknya gak usah ikut marah-marah karena gawatnya polusi udara di jakarta: - yang kerja di industri otomotif - buzzer otomotif - vlogger otomotif - yang sehari-hari ke mana-mana naik kendaraan pribadi
-
Pokaż ten wątek
-
oya. maksudnya kendaraan bermotor pribadi. haha. kan sepeda juga kendaraan pribadi. tapi gak bikin polusi.
13 odpowiedzi 46 podanych dalej 205 polubionychPokaż ten wątek -
W odpowiedzi do @solehsolihun
Kalau begitu yang: - memakai listrik dari PLTU - mengonsumsi produk yang dibuat pakai listrik dari PLTU - mengonsumsi produk yang diangkut pakai kendaraan ber-BBM - menggunakan pesawat terbang - menggunakan ojol juga jangan marah-marah dong?
2 odpowiedzi 4 podane dalej 10 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @solehsolihun
Bukan begitu dong, Ferguso. Kita semua ada di kolam tai ini, ikut berak di dalamnya, dan (harus) menerimanya begitu saja, mungkin karena ngga ada pilihan?
1 odpowiedź 1 podany dalej 4 polubione -
W odpowiedzi do @kopiganja @solehsolihun
Yang sudah berbuat sesuatu "untuk lingkungan" pada tingkat individual—e.g. kemana-mana naik sepeda, ngga pakai sedotan plastik, daur ulang sampah, bertani di halaman rumah, pakai tas kanvas—power to you! Tapi sayangnya itu belum cukup, dan ada istilahnya bahkan: "Action bias"
1 odpowiedź 3 podane dalej 9 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @solehsolihun
"Action bias" ini membuat kita sejenak merasa lebih baik, tapi efeknya macam meludah di lautan.
Tanpa perubahan sistemik yang melibatkan kekuatan besar (modal, industri, pemerintah), pilihan kita cuma antara berak atau ngga berak di kolam tai.2 odpowiedzi 5 podanych dalej 7 polubionych
Jadi ngga apa lah, om, marah-marah karena ngga ada pilihan. Ketika jumlah orang yang marah-marah cukup banyak hingga mencapai titik kritis (istilah fisika nuklirnya "critical mass"), reaksi berantai akan terjadi dan dari titik itu perubahan akan lebih mudah bergulir. 
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.