Customernya mager nyaman ber-AC mesan GoFood, drivernya di jalan setidaknya 12 jam sehari menghirup udara seperti hari ini. Bisa jadi, model bisnis ojol adalah bentuk nyata ketidakadilan iklim yang secara disproporsional merugikan mereka di lapis ekonomi terbawah. 
-
-
“Adil” adalah consent, bukan cuma “sama rata sama rasa” :). Tapi setuju banget bahwa polusi udara adalah hardship yang sangat tinggi untuk mereka. Dan jangan-jangan mereka nggak nyadar “biaya” polusi udara itu thd kesehatan mereka, dan harus dikurangkan dari pendapatan mereka.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
Gini lho, mas. Ideology aside—karena polusi adalah masalah untuk semua—berani ngga pemerintah pak
@jokowi bikin terobosan besar seperti: 1) Mewajibkan produsen otomotif phase out kendaraan BBM dan beralih ke listrik, terutama roda dua. 2) Mengenakan cukai BBM secara progresif ...1 odpowiedź 2 podane dalej 5 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
3) Menaikkan pajak kendaraan ber-BBM proporsional terhadap kapasitas mesin/emisi, dan naik lagi secara progresif setiap 2-3 tahun (dengan pengecualian kendaraan antik) 4) Memberi insentif bagi pemilik kendaraan nir-emisi 5) Meniadakan bea impor bagi kendaraan bermotor nir-emisi
2 odpowiedzi 1 podany dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
6) Merombak paradigma tata ruang urban dari desain kota menyebar (sprawl) ke pemusatan/vertikalisasi hunian terjangkau di tengah kota. (Saya pernah membahas tentang aspek penyediaan lahannya melalui land-to-equity swap untuk mencegah gentrifikasi pusat kota dan suburbia)
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
Terobosan nomor 6 ini akan banyak mengurangi biaya infrastruktur transportasi, listrik, air, jejaring komunikasi, layanan publik lain, juga memangkas waktu tempuh, emisi. Pusat kota bahkan bisa total dijadikan kawasan pedestrian & taman. Bayangkan aspal & beton berganti pohon.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
7) Batalkan angan-angan pemindahan ibukota! Alih-alih, kenapa ngga beberapa ibukota sekalian? Misalnya: Ibukota perdagangan: Bintan Ibukota kelautan: Tual atau Ambon Ibukota pariwisata: Bali Ibukota industri: Cikarang Ibukota kehutanan: Palangkaraya Dst..
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
Gagasan pusat-pelosok-frontier itu sungguh kuno & ngga imajinatif, apalagi di era serba 4.0 ini. Bahkan untuk negara arkipelagis dengan bentang kedua terpanjang setelah Rusia (ya, Sabang-Merauke itu nyaris sepanjang Vladivostok-Murmansk) pemusatan ini bisa dikatakan 'imperial'
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
8) Beranikah pak
@jokowi memprakarasi Uni Asia Tenggara macam Uni Eropa? Selain untuk mengimbangi dominasi Cina dan India, serikat semacam ini juga akan sangat penting untuk lingkungan (makanya aku masukkan dalam utas ini).1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
Trade off-nya cuma satu: Agar para tetangga kita ngga merasa didominasi Indonesia yang raksasa, jika kita berani maju dengan Uni Asia Tenggara, mungkin kita harus rela melepas gagasan 'NKRI' dan membiarkan lahirnya beberapa entitas politik baru demi pluralitas keanggotaan SEAU
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Andai ASEAN menjadi Southeast Asian Union (SEAU) hari ini, dia akan menjadi entitas politik berpenduduk ketiga terbesar (630 juta) dan GDP kelima terbesar ($2.4 trillion in 2017) di dunia. 
-
-
W odpowiedzi do to @kopiganja@agussari i jeszcze
Daripada cuma jadi proyek lucu-lucuan, menghabiskan anggaran negara anggota tanpa juntrungan yang jelas, ASEAN bikin roadmap menuju SEAU lah. Penting banget untuk menghadapi tantangan abad ke-21, juga biar ngga kejepit antara India dan Cina.
0 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubionyDziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.