a) ii) Betul. Bahaya kalau pemerintah diberi blanket duty untuk "melindungi publik dari yang salah" tanpa checks and balances. Itu kenapa prosedurnya masih harus dibenahi. Apakah dalam peristiwa kemarin pemerintah melakukan pembatasan secara arbitrary?
-
-
b) Betul, derogation mewajibkan pengumuman resmi mengenai keadaan darurat. Setahu aku, pemerintah membuat pengumuman resmi mengenai pemberlakuan pembatasan peredaran image di platform sosmed tertentu serta pencabutannya, beserta alasannya kenapa.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
c) Pembatasan ngga harus dilakukan dengan hukum pidana. Perlu ada oversight dan safeguards, yakni bahwa pembatasannya dilakukan dengan alasan yang benar, spesifik, dalam waktu tertentu, tidak arbitrary.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ podał/a dalej 👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️
Analoginya begini kira-kira, Vi:https://twitter.com/kopiganja/status/1132628657913024517?s=19 …
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ dodał/a,
👁️ 🗨️ 👁️ 🗨️ @kopiganjaW odpowiedzi do @kopiganja @galeshkaAnaloginya begini: Jl. Thamrin dan Wahid Hasyim ditengarai akan rusuh dan diduduki kelompok yang mengancam keamanan publik. Lalu Polisi diam aja dan ngga ngapa-ngapain, membiarkan lalu lintas reguler lewat begitu saja, padahal udah tau ada ancaman keamanan.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Menurut gue sih, kasus ini bisa jadi test case dan peluang pembelajaran menarik untuk membenahi prosedurnya. Secara prinsip, berdasarkan informasi yang gue punya, yang dilakukan kemarin sebagian besar sudah konsisten dengan prinsip dan dilakukan dengan sangat hati-hati.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Yang lagi gue permasalahkan di sini sebetulnya adalah narasi "Pelanggaran HAM" yang begitu serampangan dipakai dan justru makin melemahkan 'branding' HAM itu sendiri. Begitu buruknya, sampai para penyuaranya kini direduksi jadi karikatur, quite literally.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
Yang lagi gue usulkan adalah, kita bebenah lah. Keadilan sosial dan hak insani seharusnya jadi common denominator, persoalan yang agnostik terhadap ideologi. Bahwa keduanya sekarang sampai punya masalah image artinya ada yang sangat salah dengan pendekatan selama ini.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @taufikbasari
Semua yang terepresi haknya akan teriak pelanggaran - bahkan kalau biasanya dia anti HAM minoritas.
Diperlukan keteguhan untuk tetap memperjuangkan standar-standar HAM (dan pembenahan sistemisnya) siapapun korbannya. Hanya dengan demikian dia bisa jadi 'politically agnostic'1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @avie_nabs @taufikbasari
Gue sangat menghargai dan menghormati keteguhan, Vi. Tapi akan lebih baik lagi kalau keteguhan ini disertai kesadaran situasional dan basis teoretis yang mumpuni agar bisa mengomunikasikannya dengan baik ke publik jika kita ngga mau jadi bagian dari trend global kemerosotan HAM.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja @taufikbasari
Betul... tapi juga kita harus hati2 dan tidak melemahkan standar-standar HAM (atau Hak insani) atas nama kesadaran situasional :) it is a very delicate balance to strike for sure :)
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Kesadaran situasional dan pemahaman yang mumpuni tadi justru untuk menguatkan hak insani. Argumen gue: situasi yang berlawanan dengan di atas—eksistensi dalam gelembung, bernyanyi di echo chamber, abai konsep, the theatrics—justru telah menggerogoti upaya 21 tahun ini.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.