Di era Revolusi Industri Keempat ini mestinya ibukota Indonesia pindah ke awan, bukan ke Palangkaraya.

-
Pokaż ten wątek
-
Tapi serius deh, kenapa harus ngotot dengan gagasan ibukota negara-bangsa fisik, terpusat di satu lokasi? Itu simbolisme yang mahal sekali dan akan berujung, lagi-lagi, pada sentralisme, di mana pun kedudukan ibukotanya. cc
@BappenasRI@jokowi@KemenkeuRI2 odpowiedzi 0 podanych dalej 2 polubionePokaż ten wątek -
Untuk negara dengan bentang seluas Indonesia, kenapa ngga 5-7 ibukota sekaligus dengan fokus teritorial & sektoral tersendiri? Misalnya: - Bintan, fokus perdagangan - Palangkaraya, SDA & kehutanan - Ambon, kelautan - Mataram, pariwisata - dll cc
@BappenasRI@jokowi2 odpowiedzi 2 podane dalej 1 polubionyPokaż ten wątek -
Federasi saja sekalian, sudah.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Institusi kepresidenan bisa berupa presidium dengan presiden bergilir dari kelima atau ketujuh wilayah macam Uni Eropa gitu ya?
Keren juga tuh: satu kesatuan fiskal, kepabeanan, imigrasi, pertahanan dan kebijakan luar negeri. Bisa ajak gabung tetangga ASEAN lainnya. 
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.