Paham sih, rating dan klik penting, dan bentang ekonomi-politik media mungkin sudah agak berubah dibanding 25 tahun lalu, di era liberalisasi televisi yang membesarkan @Rosianna766Hi.
Jadi ya terserah Kompas sih: mau jaga brand dan tradisi jurnalistik, atau mau sama aja kayak yang lain, mereproduksi konten banal di pasar yang sudah begini jenuh, dengan kemasan formulaik yang itu-itu juga, dan latah mengikuti tren menit terakhir, sekadar menambah kebisingan..
-
-
Lalu saya? Saya sendiri akan tetap asyik-asyik aja, sans mahamaha tronjol, mengarungi belantara informasi sebagai konsumen kritis yang sebetulnya gundah bercampur kangen (longing) akan konten media lokal berkualitas.pic.twitter.com/THeivRfZ9Y
Pokaż ten wątekDziękujemy. Twitter skorzysta z tych informacji, aby Twoja oś czasu bardziej Ci odpowiadała. CofnijCofnij
-
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.


(ini tentu opini bias, berdasar data anekdotal)