Kenapa ya ngga pakai "ganas" untuk "violent" dalam Bahasa Indonesia, seperti dalam Bahasa Melayu? 
-
Pokaż ten wątek
-
Selain salah, jelek banget "violent extremism" diterjemahkan jadi "ekstremisme kekerasan". Yang benar memang "ekstremisme ganas"
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubionyPokaż ten wątek
Itu juga, "stunting". Selain bodoh, siapa pun yang menerjemahkan "stunting" jadi "kerdil" malah turut memperparah stigma. Yang benar "kegencatan", suatu keadaan di mana potensi pertumbuhan yang ada tertahan atau tidak terpenuhi.
06:23 - 10 gru 2018
0 odpowiedzi
6 podanych dalej
1 polubiony
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.