Penyelesaian secara politik yang berujung pada sesesi Papua dari NKRI jelas berada di luar koridor diskusi tentang HAM. Jika yang dimaksud adalah hak atas penentuan nasib sendiri, itu sebetulnya bisa dilakukan dalam koridor demokrasi.
-
-
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Self-determination sering otomatis diartikan kemerdekaan politik suatu wilayah dari entitas politik induknya. Padahal ngga begitu. Kita tentunya paham konteks historis kenapa tuntutan seperti itu ada.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
NKRI mewarisi Papua dari Belanda dengan fasilitasi Amerika Serikat yang pada konteks geopolitik zaman itu sedang berusaha untuk memenangkan hati Indonesia agar tidak ikut "runtuh" dalam efek domino komunisme global di Asia Tenggara. Itu fakta.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Dengan fasilitasi AS pula, dilakukan "Pepera" yang oleh Indonesia dan masyarakat internasional dianggap sebagai tindakan penentuan nasib sendiri yang sah.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Terlepas dari apakah Pepera itu dianggap sudah mewakili kehendak mayoritas warga Papua (karena diselenggarakan dengan sisten noken seperti Pemilu saat ini), secara internasional status politik bagian Barat Papua sudah settled.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Setelah Indonesia menguasai wilayah Papua, pemerintah pusat di Jakarta memang melakukan eksploitasi atas tanah Papua secara otoriter, tanpa berkonsultasi dengan warga yang sudah turun temurun menetap dan hidup dari tanah nenek moyangnya. Itu juga fakta.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Jangankan berkonsultasi, mengindahkan penduduk asli Papua pun kita tidak. Mereka seperti tidak ada. Yang ada cuma kayu, emas dan tembaga. Untuk waktu cukup lama, NKRI memang berperilaku seperti penguasa kolonial yang ia gantikan di Papua. Itu juga fakta.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Hal itulah yang sepertinya hendak diubah dengan pendekatan developmentalis pemerintahan Jokowi saat ini. Dibandingkan pemerintahan terdahulu, Jokowi sepertinya memang memberi perhatian lebih kepada Papua.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Kita sering mendengar anekdot yang cukup ilustratif dari teman-teman di Papua, "bukan kita yang tidak merasa bagian dari NKRI, tapi sepertinya NKRI yang merasa kita bukan bagian dari dia." Cukup jelas ya masalahnya di sini?
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Ini debatable mas. Banyak jg yg teman2 pendatang di Papua berpendapat sebaliknya
. Kalo diliat dari kebijakan pemerintah dan statistik APBN...Papua adl 'anak emas' Indonesia saat ini.1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Tentu. Tapi itu perspektif kita kan, yang non-Papua. We have not walked in their shoes.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.