HAM semua lah. Ngga ada masalah kok kalau semua dijalankan sesuai hukum. Yang jadi masalah adalah ketika aparat tidak disiplin dan melakukan tindakan tidak sesuai hukum.
Kita sering mendengar anekdot yang cukup ilustratif dari teman-teman di Papua, "bukan kita yang tidak merasa bagian dari NKRI, tapi sepertinya NKRI yang merasa kita bukan bagian dari dia." Cukup jelas ya masalahnya di sini?
-
-
Singkatnya, NKRI perlu memperbaiki diri dalam cara memperlakukan Papua dan warganya sebagai WNI yang setara, bukan sebagai wilayah kolonial Imperium Indonesia Raya.
-
Dan jangan salah, perilaku kolonial (elit penguasa) ini bukan cuma terlihat di Papua, tapi nyaris di seluruh Indonesia. Dalam hal ini Papua mungkin justru lebih "beruntung" dibanding, misalnya, Suku Sakai di Riau yang ngga bisa protes ketika tanahnya diserobot perkebunan.
- Pokaż odpowiedzi
Nowa rozmowa -
-
-
Ini debatable mas. Banyak jg yg teman2 pendatang di Papua berpendapat sebaliknya
. Kalo diliat dari kebijakan pemerintah dan statistik APBN...Papua adl 'anak emas' Indonesia saat ini. -
Tentu. Tapi itu perspektif kita kan, yang non-Papua. We have not walked in their shoes.
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.

