Memang tak salah. Persoalannya, pelanggaran ini tak diproses secara hukum biasa. Banyak kasus2 ini dibiarkan mendingin. Makanya ia dipersoalkan sbg pelanggaran hak asasi manusia karena negara tak lakukan proses tsb
-
Ten tweet jest niedostępny.
-
-
Ten tweet jest niedostępny.
-
Ten tweet jest niedostępny.
-
W odpowiedzi do to @Sarah_Pndj @andreasharsono i jeszcze
"Skala prioritas" pembangunan fisik dan SDM itu bukan justifikasi untuk mengabaikan HAM. In fact, pembangunan fisik dan SDM itu sendiri adalah adalah salah satu wujud pemerintah menjalankan tanggung jawab HAM-nya, e.g. hak ekonomi, hak atas pendidikan (Hak-hak Ekosob).
1 odpowiedź 0 podanych dalej 3 polubione -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
Kalian salah kalau membayangkan HAM itu cuma ketika ada urusan berdarah-darah. Kalian juga salah ketika mencampuradukkan (pelanggaran) HAM dengan "tindak pidana". Pegiat HAM, terutama, banyak yang ngga paham pembedaan ini.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
HAM seharusnya menjadi bagian dari "operating system" Negara dalam menjalankan segala kewajibannya. Jadi soal "skala prioritas", HAM mestinya ada di titik puncak, dan dalam konstruk NKRI, memang demikian adanya: HAM ada di dua sila dari Pancasila.
2 odpowiedzi 1 podany dalej 2 polubione -
Ten tweet jest niedostępny.
-
W odpowiedzi do to @Sarah_Pndj @andreasharsono i jeszcze
Siapa yang mencap pelanggaran yang dilakukan masyarakat sipil sebagai pelanggaran HAM? Baru kali ini saya dengar yang begitu..
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do to @kopiganja @Sarah_Pndj i jeszcze
(btw, ngga melebar kemana-mana kok. Saya cuma melihat ada gap pemahaman soal HAM dalam diskusi ini yang perlu diluruskan)
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony
Saya juga mendeteksi ada nada miring dalam diskusi ini ketika merujuk pada "pembela HAM" (atau "SJW", yang kini jadi pejoratif). Padahal, jika kita mengaku cinta NKRI, social justice dan kemanusiaan itu adalah bagian dari DNA nasionalisme Indonesia.
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.