Ok, sangkanya kamu serius bilang soal "intervensi" hehehe...
-
-
W odpowiedzi do @Mentimoen
Lo jelas ngga bisa diintervensi. Hopeless. You are clearly not thr freethinker that you claim you are. You swallow i24News propaganda and regurgitate it whole without digesting anything. Nothing I say can change your mind because your phobia is deep and your ignorance is wide.
3 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @kopiganja @Mentimoen
Tujuan gue membalas seri twit lo cuma untuk mengekspos bigot yang pura-pura liberal kayak lo ke khalayak yang mengikuti linimasa gue. Itu doang.
Lo, Riziq dan para bani cingkrang yang lo benci itu, kalian secitra, bak pinang dibelah dua.1 odpowiedź 1 podany dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @kopiganja
Ok, silahkan ekspos... no problem.. Tetapi lebih baik dgn argumen sih... Kalo cuma ad hominem,, sebenarnya sy juga males tanggapin... ga level banget.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Mentimoen
Argumen gue cuma satu, dan sesuai ketentuan hukum internasional yang disepakati masyarakat dunia beradab (i.e. IHL, to which Israel is not party, btw): Razan was unarmed and did not pose any threat to life. By murdering her, Israel and its agents committed a war crime.
2 odpowiedzi 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @kopiganja
Pertama, kamu ga tahu persis siapa yg bunuh. Kedua, dia ada di garis depan perbatasan wilayah Israel yg jelas2 dikategorikan No-Go-Zone... Jadi itu sendiri adalah provoksi, dan itu terjadi setelah PENEMBAKAN ROKET2 ke wilayah Israel, yg mana itu tindakan perang. So?
1 odpowiedź 0 podanych dalej 1 polubiony -
W odpowiedzi do @Mentimoen
See International Humanitarian Law. "Provokasi", apalagi ngga bersenjata, does not merit murder. Ngga ada kerangka hukum apa pun, kecuali hukum Apartheid Israel, yang bisa membenarkan itu.
3 odpowiedzi 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Itu ga relevant. Kamu sendiri bilang Israel bkn bagian darinya. Hukum itu bukan kebenaran, tetapi konsensus, apalagi hukum internasional. Tanpa disetujui ybs, itu ga relevant sama sekali.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @Mentimoen
Iya, Israel memang menolak bergabung dengan Statuta Roma karena memang memilih untuk ngga jadi bagian dari tatanan dunia yang manusiawi dan beradab, berdasar hukum. Memang dia merasa above the law, bak superpower. Dan itu masalahnya.
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych -
W odpowiedzi do @kopiganja
Ok, saya terima aja twit kamu ini... Dan bukankah Indonesia sampai saat ini juga ga ikutan teken Statuta Roma? Hmm.. Mending kamu desak Jokowi dulu yach.. eh juga India tuh... hmmm..
1 odpowiedź 0 podanych dalej 0 polubionych
Memang iya. India, Rusia, Cina, USA, Indonesia juga bukan pihak Statuta Roma, dan itu disayangkan. Tapi itu bukan berarti standar itu ngga ada. Kalau mau pakai standar yang mereka semua akui, pakai Konvensi Jenewa. Sesuai itu pun, jelas-jelas pembunuhan Razan adalah war crime.
-
-
W odpowiedzi do @kopiganja
Ok, stop right there. Indonesia aja ga ikutan Statuta Roma spt Israel, kamu mau paksakan Israel menaatinya... aduh.. apaan... Semua reference ke Statuta Roma invalid dlm hal ini.
0 odpowiedzi 1 podany dalej 0 polubionych -
Ten tweet jest niedostępny.
- Pokaż odpowiedzi
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.