Siapa penerima manfaat pangodari kegiatan riset? Ya paling utamanya para peneliti. Apakah kesejahteraan mereka sudah sebanding dengan produktivitas mereka? Nah ini maha runyam. Kompleks. Belum lagi bicara soal kualifikasi dan independensi.
-
-
Apa yang terjadi? Direksi terkencing-kencing melihat angkanya. Institusi seperti McKinsey dan BCG nggak akan pernah mau ngerjain proyek yang nilainya di bawah 1 Juta Dollar. Mereka patuh sekali dengan prinsip yang berlaku di Pasar Glodok: "Ada harga, ada rupa"
Pokaż ten wątek -
Aduh tengsin juga Direksi udah panggil McKinsey tapi ternyata price list-nya mahal bingits. Mau ditawar - udahlah gengsi tetep mahal juga. Maka mereka pun akan pakai jurus klasik para terdakwa sedunia: "Kita pikir-pikir dulu ya?" Orang riset sejati udah tahu maksudnya apa.
Pokaż ten wątek -
Lalu berhamburlah segala excuse: "McKinsey dulu pernah gagal waktu jadi konsultan AT&T karena nggak bisa meramalkan munculnya ponsel" "Mereka kan ahlinya sesuatu yang ada di Amrik atau Eropa - Indonesia kan beda" Itulah hasil ego yang kembali tertampar.
Pokaż ten wątek -
Lalu yang terjadi Direksi kasak-kusuk cari konsultan lain yang lebih "ekonomis" dan "bersahabat" Konsultan demikian sebenarnya paling menyebalkan: karena mereka biasanya setuju tarif lebih murah tapi kasak kusuk ke karyawan: "Direksi maunya hasil yang gimana?"
Pokaż ten wątek -
Konsultan seperti ini mengikuti prinsip "Demand Driven" secara sungsang. Kajian biasanya cuma skala desktop, comot angka sana-sini, tanya sana-sini. Semua rekomendasi diselaraskan dengan selera Direksi. Tujuannya: direksi segera setuju dan invoice segera cair.
Pokaż ten wątek -
Saya menyebut konsultan seperti ini jasa "rental stempel" - mereka cuma menuliskan apa yang selera direksi, membumbui ini itu, lalu hasilnya dituang dalam presentasi dengan stempel cap mereka sebagai konsultan. Kelas dunia sih, tapi tetap saja cuma rental stempel.
Pokaż ten wątek -
Di badan pemerintah - gambarannya suram. Memang ada LIPI, Bappenas, dan BKF - tapi banyak Kementrian dan Lembaga juga punya bagian atau departemen bernama Litbang. Harusnya sih singkatan dari Penelitian dan Pengembangan. Kenyataanya? Singkatan dari "Sulit Berkembang"
Pokaż ten wątek -
Banyak bagian Litbang di kantor pemerintahan bukan cuma diawaki orang-orang yang inkompeten - tapi sering terjadi berstatus sebagai tempat buangan. Staf-staf bermasalah dilempar ke sana. Dan karena dianggap mengurusi teori - budgetnya pun ala kadar. Cuma cukup buat napas.
Pokaż ten wątek -
"Ngetwit panjang-panjang kok nggak ada ngebahas posisi berdiri secara politik sama sekali? Katrok ah" Posisi gue jelas: Selama Kampanye 02 isinya pembodohan dan penyesatan - soal Utang, PKI, dan kumpulan sandiwara - arah menuju masyarakat ilmiah semakin menjauh di sana.
Pokaż ten wątek
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.