[thread] Halo! Ada beberapa hal yang perlu saya tulis tentang tweet saya kemarin dan isi postingan di IG. Saya uraikan dulu ya beberapa poin yang saya bahas. 1. Tentang JANGAN MEMAKAI MASKER saat olahraga. 2. Tentang sudut pandang influencer/buzzer terhadap penyebaran berita.
-
-
Ada uraian di sebuah aplikasi untuk konsultasi online dengan Dokter, yang saat ini digunakan oleh banyak orang. Dalam postingan terbaru di IG, bisa dilihat di akunnya, Kang Bima Arya juga menyebut hal sama seperti saya.pic.twitter.com/bPc5d6ltq7
Pokaż ten wątek -
Ada yang menyarankan, “Mungkin sebaiknya Manji menyarankan untuk olahraga di lingkungan rumah saja, jadi tidak perlu memakai masker.” Menurut saya ini saran yang baik. Lalu poin kedua.
Pokaż ten wątek -
Saya memandang persoalan viralnya foto Joshua Irwandi dengan kacamata influencer yang sering menerima brief. Tadi malam, saya turut serta dalam zoom meeting yang di dalamnya banyak Fotografer hebat, membahas tentang hal ini. Ada penjelasan dari Bang
@beawiharta .Pokaż ten wątek -
Ini adalah tentang perbedaan sudut pandang. Saya membaca viralnya foto Joshua Irwandi dari banyak akun besar dengan pola caption yang seragam. Saya bukan mendiskreditkan Joshua atau profesinya, tetapi membahas pola penyebaran fotonya di media sosial. Lalu poin ketiga..pic.twitter.com/418Sf0hetL
Pokaż ten wątek -
Pertanyaan tentang ‘Kenapa keluarga orang yang meninggal karena Covid-19 tidak boleh menjenguk, sementara seorang Fotografer boleh’, bukanlah pertanyaan saya sendiri. Tapi banyak orang. Hanya saja, saya menyuarakannya. Lalu saya mendapat penjelasan..
Pokaż ten wątek -
tentang etika jurnalistik beserta aturan-aturannya. Saya mendapat penjelasan dari beberapa Fotografer, juga dalam forum yang membahas foto Joshua Irwandi, malam tadi. Ada Joshua juga di dalam forum itu. Well, saya jadi belajar tentang hal itu.
Pokaż ten wątek -
Sebagai catatan tambahan, saya tidak (pernah) mendiskreditkan profesi Fotografer, juga foto Joshua. Dalam caption di IG, saya menyuarakan hal-hal yang menurut saya janggal. Jika terjadi kesalahan asumsi dalam memahami kalimat saya, saya minta maaf. Lalu..
Pokaż ten wątek -
Poin keempat yang banyak dibahas adalah, MANA EMPATIMU? Begini.. Sejak awal pandemi ini menyerang, saya banyak sekali bersuara untuk menjaga kebersihan, jaga jarak, di rumah aja, juga memakai masker bila perlu. Saya terlibat dalam 4 lagu untuk menyuarakan hal itu.pic.twitter.com/tMNVFsLgGO
Pokaż ten wątek -
Saya juga memberikan sumbangan APD yang saya beli sendiri maupun mendapat titipan dari beberapa pihak. Ini adalah bentuk penghargaan saya untuk Nakes yang bertugas.pic.twitter.com/lQ6R9T3Eic
Pokaż ten wątek -
Saya terlibat dalam banyak konser donasi untuk membantu pihak-pihak yang terkena imbas pandemi. Mulai dengan membuat konser online di kanal sendiri maupun di tempat lain. ...
Pokaż ten wątek -
Saya juga bersuara ketika ada keriuhan di penutupan sebuah resto cepat saji di Thamrin. Juga di Bandara ketika Pemerintah mulai relaksasi aturan. Semua suara itu tercatat sebagai jejak digital. Bisa dilihat di : https://www.instagram.com/p/CAKNsyuhvHI/?igshid=1xvb7x53c20b6 … atau juga : https://www.instagram.com/p/CACLnSQhbmF/?igshid=vld2x0j501fd …
Pokaż ten wątek -
Kegiatan-kegiatan itu adalah bentuk empati saya. Lalu, sekarang apa yang sedang saya suarakan? Pertama, pemberitaan media berlebihan yang membuat banyak orang ketakutan. Kedua, bisnis dalam pandemi. Misal Rapid test yang jelas tidak akurat namun menjadi syarat. ...
Pokaż ten wątek -
Ketiga, penggunaan masker yang berlebihan. Seperti saya tuliskan di atas. Keempat, suara Musisi yang langsung saya sampaikan pada Presiden. Ada di sini : https://www.instagram.com/p/CCoCV89B6SW/?igshid=1e41ad4xps5ud … dan di sini : https://www.instagram.com/p/CCalvrnhj33/?igshid=104qr9e3dyucc … Itulah beberapa suara yang mewakili kegelisahan saya.
Pokaż ten wątek -
Dan dalam kegiatan sehari-hari, saya masih melaksanakan protokol kesehatan kok. Karena pada dasarnya saya memang sering memakai masker dan selalu cuci tangan. Sebelum pandemi. Menyuarakan kegelisahan sudah sejak dulu saya lakukan. Terakhir, tentang kalimat saya yang bilang..
Pokaż ten wątek -
Saya percaya Covid-19 itu nyata, tapi tidak semengerikan apa yang diberitakan media. Memang saat ini, hal itu yang saya rasakan. Bahaya media. Saya sering mengajak orang untuk olahraga dan menjauhkan ketakutan agak imunitas meningkat. Itu yang saya percaya sebagai obat.
Pokaż ten wątek -
Untuk beberapa orang yang menganggap saya bersuara seperti ini karena kurang job, itu tidak benar. Pekerjaan dan visibiltas saya Alhamdulillah baik-baik saja, sesuai porsinya. Jika mau mendebat, serang argumennya bukan hal lainnya.pic.twitter.com/N9DpyyK6yl
Pokaż ten wątek -
Semoga beberapa hal ini bisa menjawab. Tipiskan ketakutan, selalu jaga kesehatan. Terima kasih untuk membaca.
Pokaż ten wątek
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.