Lanjut ke konten
Dengan menggunakan layanan Twitter, Anda menyetujui Penggunaan Cookie kami. Kami dan mitra kami beroperasi secara global dan menggunakan cookie, termasuk untuk analitik, personalisasi, dan iklan.
  • Beranda Beranda Beranda, halaman saat ini.
  • Tentang

Pencarian tersimpan

  • Hapus
  • Dalam percakapan ini
    Akun terverifikasiTweet Dilindungi @
Pengguna usulan
  • Akun terverifikasiTweet Dilindungi @
  • Akun terverifikasiTweet Dilindungi @
  • Bahasa: Bahasa Indonesia
    • Bahasa Melayu
    • Català
    • Čeština
    • Dansk
    • Deutsch
    • English
    • English UK
    • Español
    • Filipino
    • Français
    • Hrvatski
    • Italiano
    • Magyar
    • Nederlands
    • Norsk
    • Polski
    • Português
    • Română
    • Slovenčina
    • Suomi
    • Svenska
    • Tiếng Việt
    • Türkçe
    • Ελληνικά
    • Български език
    • Русский
    • Српски
    • Українська мова
    • עִבְרִית
    • العربية
    • فارسی
    • मराठी
    • हिन्दी
    • বাংলা
    • ગુજરાતી
    • தமிழ்
    • ಕನ್ನಡ
    • ภาษาไทย
    • 한국어
    • 日本語
    • 简体中文
    • 繁體中文
  • Punya akun? Masuk
    Punya akun?
    · Lupa kata sandi?

    Baru kenal Twitter?
    Daftar
Profil AdityaRajKaul
Aditya Raj Kaul
Aditya Raj Kaul
Aditya Raj Kaul
Akun terverifikasi
@AdityaRajKaul

Tweets

Aditya Raj KaulAkun terverifikasi

@AdityaRajKaul

Editor, Strategic Affairs & Internal Security @BTVI. Formerly - Senior Editor @Republic, @TimesNow Reported from Iraq, Israel, Palestine. Born in Kashmir.

New Delhi/Srinagar, India
facebook.com/kauladityaraj
Bergabung Juni 2009

Tweets

  • © 2019 Twitter
  • Tentang
  • Pusat Bantuan
  • Persyaratan
  • Kebijakan privasi
  • Kuki
  • Informasi iklan
Singkirkan
Sebelumnya
Selanjutnya

Kunjungi profil seseorang

Pencarian tersimpan

  • Hapus
  • Dalam percakapan ini
    Akun terverifikasiTweet Dilindungi @
Pengguna usulan
  • Akun terverifikasiTweet Dilindungi @
  • Akun terverifikasiTweet Dilindungi @

Promosikan Tweet ini

Blokir

  • Tweet dengan lokasi

    Anda dapat menambahkan informasi lokasi di Tweet Anda, seperti kota atau lokasi persis, dari web dan melalui aplikasi pihak ketiga. Anda selalu memiliki pilihan untuk menghapus lokasi Tweet Anda. Pelajari lebih lanjut

    Daftar Anda

    Buat daftar baru


    Kurang dari 100 karakter, opsional

    Privasi

    Salin tautan Tweet

    Lekatkan Tweet ini

    Embed this Video

    Tambahkan Tweet ini ke situs web Anda dengan menyalin kode di bawah ini. Pelajari lebih lanjut

    Tambahkan video ini ke situs web Anda dengan menyalin kode di bawah ini. Pelajari lebih lanjut

    Hmm, ada masalah saat menghubungi server.

    Dengan melekatkan konten Twitter di situs web atau aplikasi Anda, Anda menyetujui Perjanjian Pengembang dan Kebijakan Pengembang Twitter.

    Pratinjau

    Mengapa Anda melihat iklan ini

    Masuk ke Twitter

    · Lupa kata sandi?
    Belum punya akun? Daftar »

    Daftar ke Twitter

    Bukan pengguna Twitter? Daftar, ikuti hal-hal yang Anda minati, dan dapatkan pembaruan saat itu terjadi.

    Daftar
    Punya akun? Masuk »

    Kode pendek dua-arah (mengirim dan menerima):

    Negara Kode Untuk pelanggan
    Amerika Serikat 40404 (apa pun)
    Kanada 21212 (apa pun)
    Britania Raya 86444 Vodafone, Orange, 3, O2
    Brasil 40404 Nextel, TIM
    Haiti 40404 Digicel, Voila
    Irlandia 51210 Vodafone, O2
    India 53000 Bharti Airtel, Videocon, Reliance
    Indonesia 89887 AXIS, 3, Telkomsel, Indosat, XL Axiata
    Italia 4880804 Wind
    3424486444 Vodafone
    » Lihat kode pendek SMS untuk negara lain

    Konfirmasi

     

    Selamat datang di beranda!

    Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda di timeline ini, di mana pembaruan aktual tentang hal-hal yang berarti untuk Anda akan ditampilkan.

    Tweet tidak berfungsi normal?

    Arahkan kursor ke gambar profil dan klik tombol Mengikuti untuk setop mengikuti akun.

    Ungkapkan banyak hal dengan singkat

    Ketika Anda melihat Tweet yang Anda suka, sentuh tombol hati — orang yang menulisnya akan diberi tahu bahwa Anda telah menyebarkan cinta.

    Sebarkan kabar

    Retweet adalah cara tercepat untuk menyebarkan Tweet orang lain ke pengikut Anda. Sentuh ikonnya untuk langsung mengirim.

    Ikutlah mengobrol

    Utarakan pendapat Anda tentang Tweet apa pun dengan Balasan. Temukan topik yang Anda minati, dan bergabunglah.

    Pelajari yang terkini

    Dapatkan wawasan aktual mengenai hal-hal yang sedang ramai diperbincangkan.

    Temukan lebih banyak lagi hal-hal yang Anda sukai

    Ikuti lebih banyak akun untuk mendapatkan pembaruan aktual mengenai topik yang Anda minati.

    Cari tahu apa yang sedang terjadi

    Lihat obrolan terkini mengenai topik apa pun secara aktual.

    Jangan pernah lewatkan Momen

    Tetap terkini dengan kisah-kisah terbaik selagi peristiwa tersebut berlangsung.

    Aditya Raj Kaul‏Akun terverifikasi @AdityaRajKaul 21 j21 jam yang lalu

    #BREAKING: President of Sri Lanka Maithripala Sirisena, in terms of powers vested in him as the under Emergency Regulations No.01 of 2019, has taken steps to ban the organizations National Thawheed Jammath (NTJ) & Jamathei Millathu Ibraheem (JMI) in Sri Lanka after Easter blasts.

    07.23 - 27 Apr 2019 dari नई दिल्ली, भारत
    • 710 Retweet
    • 2.151 Suka
    • Aruna Kandarpa Chowkidar Shreedhar Iyer SSingh Kumar Ranjan Ravi Ujjwal Chowkidar Rajesh Sharma Dipti Deshpande Chowkidar Pankaj Jayswal Chowkidaar Ankit Advani
    52 balasan 710 retweet 2.151 suka
      1. Percakapan baru
      2. Ajit Mishra Chowkidar 🇮🇳‏ @Ajit_Mishra 21 j21 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        India me bhi branches hain kya? If yes then we should also ban them.

        3 balasan 1 retweet 16 suka
      3. DNS‏ @DNS14974977 20 j20 jam yang lalu
        Membalas @Ajit_Mishra @AdityaRajKaul

        Of course they are present. Just good it and you will find out they met MMS and sonia for Muslim reservation during UPA .

        1 balasan 1 retweet 6 suka
      4. DNS‏ @DNS14974977 20 j20 jam yang lalu
        Membalas @DNS14974977 @Ajit_Mishra @AdityaRajKaul

        * Read Google instead of good.

        0 balasan 0 retweet 0 suka
      5. Akhir percakapan
      1. Percakapan baru
      2. Rowdy Rathore‏ @RowdyRathore77 21 j21 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        Indian Govt. should do the same immediately.

        1 balasan 3 retweet 18 suka
      3. 1 balasan lainnya
      1. Percakapan baru
      2. Shiva‏ @Shiva72736733 21 j21 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        In India Sonia Aunty is giving Tawheed Jamaat More Money & having Meetings with them, can someone please explain. @ShatruganSinha @PChidambaram_IN @INCIndia @RahulGandhi @narendramodi

        1 balasan 3 retweet 11 suka
      3. 1 balasan lainnya
      1. c.l.shah‏ @arianindian 19 j19 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        Sri Lankan govt has taken a vow to dip all the modules of Islamic terror in a concentrated nitric acid within a period of 30 days.

        0 balasan 1 retweet 10 suka
        Terima kasih. Twitter akan menggunakan ini untuk membuat timeline Anda lebih baik. Batalkan
        Batalkan
      1. Sachin K L‏ @Sachi_lokanna 18 j18 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        What Indian Government doing !!! National Thawheed Jammath (NTJ) main base is Tamilnadu still not taking any action 😡 election busy ☹️ !!!

        0 balasan 1 retweet 5 suka
        Terima kasih. Twitter akan menggunakan ini untuk membuat timeline Anda lebih baik. Batalkan
        Batalkan
      1. Percakapan baru
      2. FactIndia19‏ @FIndia19 21 j21 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        Is he banning the madrasas too? That would be more apt to tackle the menace

        1 balasan 0 retweet 10 suka
      3. 1 balasan lainnya
      1. Percakapan baru
      2. Isha_fighter(Chowkidar) 🧘🏼‍♂️‏ @Isha_fighter 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        India should also ban such organization

        1 balasan 1 retweet 2 suka
      3. Chowkidar- Ash V‏ @Im_AshV 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @Isha_fighter @AdityaRajKaul

        Yes, it's a correct step. However, it's not a permanent solution. All these banned organizations return with a different name. Identify changes but motto remains same. If someone asks me for a permanent solution to this menace, I will suggest, "ban Islam", altogether.

        1 balasan 0 retweet 0 suka
      4. Isha_fighter(Chowkidar) 🧘🏼‍♂️‏ @Isha_fighter 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @Im_AshV @AdityaRajKaul

        Make law strike no body can make any NGO or any thing like that without permission from security force and these license must be renew in ever year there must be guild line for each and ever organization things can do or not do,if some one find abusing then over take every things

        2 balasan 0 retweet 1 suka
      5. Chowkidar- Ash V‏ @Im_AshV 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @Isha_fighter @AdityaRajKaul

        NGOs are not biggest problem. Madarsas are. They are the one that start this menace. Imagine a 3-4 year kid learning jihad. He grows hating other religion. All he knows is revenge. All he wants is 72 hoors. He's dynamite. All he needs is a spark to blow himself.

        1 balasan 0 retweet 0 suka
      6. Isha_fighter(Chowkidar) 🧘🏼‍♂️‏ @Isha_fighter 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @Im_AshV @AdityaRajKaul

        I mean to say all are same all should be given license for one year ,,,,Madrassa should not be allowed to run ,,,they can be preach in Masjid only ,,,if Madrass is allowed then under strict guideline and syllabus ,,,every year Home minister should give permission to run futhre

        1 balasan 0 retweet 1 suka
      7. Chowkidar- Ash V‏ @Im_AshV 16 j16 jam yang lalu
        Membalas @Isha_fighter @AdityaRajKaul

        Exactly... I agree. Authorities must keep an eye of them. Monitor their fund and sources. Keep a track of their activities. Even general public needs to be careful against religious conversions, love jihad, riots etc. Remember "Savdhani hati, Durghatna ghati ".

        0 balasan 0 retweet 0 suka
      8. Akhir percakapan
      1. Chowkidaar dashoraj 🇮🇳‏ @dashorajbhai 5 j5 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        This was quick. And we are still requesting others to declare Pakistan a terrorist state. Learn and act fast @narendramodi

        0 balasan 1 retweet 1 suka
        Terima kasih. Twitter akan menggunakan ini untuk membuat timeline Anda lebih baik. Batalkan
        Batalkan
      1. Somen Bhattacharjee‏ @SomenBhattacha6 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul @NaMo_SARKAAR

        All the members will shift and make another analogous organization.. It's a futile attempt of least possible outcome.. Treating the cancer with jhaadphuk

        0 balasan 0 retweet 3 suka
        Terima kasih. Twitter akan menggunakan ini untuk membuat timeline Anda lebih baik. Batalkan
        Batalkan
      1. संदीप गुज्जर भारतीय‏ @EnggTanwar 17 j17 jam yang lalu
        Membalas @AdityaRajKaul

        In india we can't even ban huriyat, pdp and national conference abdulla

        0 balasan 1 retweet 1 suka
        Terima kasih. Twitter akan menggunakan ini untuk membuat timeline Anda lebih baik. Batalkan
        Batalkan

    Pemuatan tampaknya berlangsung agak lama.

    Twitter sedang kelebihan beban atau mengalami sedikit masalah. Coba lagi atau kunjungi Status Twitter untuk informasi lebih lanjut.

      Tweet Promosi

      false

      • © 2019 Twitter
      • Tentang
      • Pusat Bantuan
      • Persyaratan
      • Kebijakan privasi
      • Kuki
      • Informasi iklan