Selamat malam Indonesia Raya.
Sesuai janji kmrn, saya akan teruskan kisah asmara @fullmoonfolks dan @elwa, episode lamaran.
Warning: Yang sekiranya kurang kuat mental mending gak usah ikut baca.
Selamat menikmati.
Tarik Sisssssss.
Semongko! 
-
-
Sepanjang jalan relatif kita bertiga tak ada yg bersuara. Mungkin masing2 bergelut dg pikirannya, hingga ketika sdh dekat ke tujuan saya memecah kesunyian, 'Nak, jadi nanti skenarionya begini. Ayah hanya akan kasih proloog aja. Pengantar. Setelah itu kamu sendiri yg hrs bicara'
Pokaż ten wątek -
'Lho, kok aku sih pah?, protes Bhaga. 'Lha iyalah. Yang mau nikah itu aku apa kamu?'. 'Ya aku sih', jawabnya lirih. 'Lha iya. Itu kesempatan kamu untuk menunjukkan ke orang tua Lika, who really you are. Lelaki macam apa kamu itu. Memang pantas jadi suami Lika apa tidak'.
Pokaż ten wątek -
'Pokoknya nanti just do whatever I say', tegas saya. 'Contohnya?' 'Ya gak tahu naaak! Mana papah tahu? Tergantung situasinya seperti apa nanti. Just do it. Trust me.' 'OK pah', jawabnya ragu. Sementara ibu Bhaga tetap diam saja di jok belakang mobil.
Pokaż ten wątek -
Ketika sampai depan rumah Lika, jantung saya lebih cepat berdegub. Sy coba mencari knp saya begitu 'takut'. Padahal sy tidak pernah ragu dlm hidup saya ketika harus menghadapi orang, seorang Presiden sekalipun. Mungkin saya sangat khawatir anak saya bisa saja kecewa dan patah.
Pokaż ten wątek -
Di dalam rumah kami bertiga diterima tuan rumah dg baik meski gak bisa dipungkiri sangat terasa situasi yg 'akward'. Maksudnya situasi dimana tiap orang merasakan 'ketegangan' yg gak bisa diucapkan. Kita hanya bisa merasakan vibe itu melalui radar nurani kita masing2.
Pokaż ten wątek -
Awalnya di ruang tamu itu hanya ada kami berlima. Saya, isteri saya, Bhaga, ayah dan ibu Lika. Seperti pada umumnya sebuah silaturahim, diawali dg basa basi. Saat itu soal jalanan Jakarta yg macet. Ada 1 hal yg di luar 'perkiraan' sy shg membuat sy agak 'panik'. Plan B!
Pokaż ten wątek -
Kondisi yg di luar ekspektasi saya adalah ternyata yang terkesan 'keras dan tegas' adalah ibunya Lika. Sedang bapaknya yg katanya berasal dr Manado itu cenderung kalem. Ini kan bikin strategi saya semula berantakan semua. Aduuuuh, info intel gak komprehensif ya gini ini.

Pokaż ten wątek -
Jadi otak saya kembali blank. Semua rencana strategi yg semula ada di kepala mentah semua. Duh Gusti.. Saat saya bingung itu, ada perempuan muda masuk ruangan menyajikan suguhan. Itu saat pertama kali saya lihat yg namanya Lika. Zulika Citraning Wulan.
Pokaż ten wątek -
Kesan saya pertama kali melihat Lika itu senyumnya tulus. Disamping tentu memang cantik. Rambut hitamnya terurai terpangkas pendek. Dalam hati saya, oalaah duh Gusti...., ya pantes aja Bhaga terkewer-kewer setengah mati sampai mau disuruh mandi.
Pokaż ten wątek -
Stlh itu Lika duduk di sebelah ibunya. 'Mari silahkan diminum', kata Bapak Lika. Kami kompak minum teh yg disuguhkan. Stlh itu hening, canggung. Tapi saat itu tiba2 saya justru merasa agak tenang dan pasrah. Pikir saya, ya sudah apapun yg akan terjadi kita harus ikhlas menerima.
Pokaż ten wątek -
Saya pikir, dalam hal pernikahan, sebenarnya adakah yg lebih penting dari cinta dan kesetiaan? Saya yakin anak saya Bhaga membawa itu semua dalam hatinya. Saya sungguh mengenal anak2 saya semua. Saatnya 'serangan' dimulai. Bismillah..
Pokaż ten wątek -
Saya mulai membuka percakapan ttg maksud kedatangan kami malam itu. Kurang lebih begini: 'Pertama kami berterima kasih dan merasa sangat terhormat sdh bisa diterima keluarga Nak Lika. Untuk lebih jelasnya maksud kami ini akan disampaikan langsung oleh Bhaga'. Kapokmu kapan le!
Pokaż ten wątek -
Bbrp saat stlh bisa menguasai diri Bhaga mulai bicara ttg maksudnya untuk mempersunting Lika. Saya gak ingat persis kalimat2nya tapi yg saya ingat susunan kalimatnya kacau balau gak jelas. Pokoknya blas gak meyakinkan.

Saat itu sy melihat gambaran kegagalan di pelupuk mataPokaż ten wątek -
Benar saja dugaan saya. Ibunya Lika langsung bicara panjang. Berbagai argumentasi dan situasi terkini beliau utarakan. Jujur aja, intinya itu 'TIDAK'. Ayah Lika meski tidak bersuara tapi jelas beliau tidak protes dg pendapat isteri tercintanya. Aduh, repot ini. Gumam saya.
Pokaż ten wątek -
Saya lirik ibunya Bhaga, dia diam saja menunduk. Tapi saya tahu pasti dia sedang sedih.
Pokaż ten wątek -
Mungkin ibunya Bhaga sedih membayangkan hati anak lanang yang dulu dikandungnya akan pecah terurai di sepanjang tapak hidupnya. Saya sendiri terus terang gak faham apa yg saya rasakan saat itu. Yp pasti rasa di dada saat itu belum pernah saya rasakan sebelumnya. Rasa yg asing.
Pokaż ten wątek -
Ya sdh kalo mmg harus begini jalannya kita harus ikhlas. Hidup itu mmg kadang terjal. Tp kmd ktk saya lirik Lika, ia sdg coba menyembunyikan tangisnya tapi tak berhasil. Saat itu saya jadi haqul yakin kalo mrk berdua mmg saling mencintai. Apa alasannya, buat saya tidak penting.
Pokaż ten wątek -
Di lain pihak saya juga yakin bahwa alasan 'penolakan' ini tidak lain hanyalah disebabkan karena kasih sayang orang tua thd anak yg amat sangat dicintainya. Mereka harus yakin bahwa anak wedoknya ada di tangan laki2 yg tepat. Saat itu saya jadi ingat anak wedok saya juga.
Pokaż ten wątek -
Sekarang masalahnya bagaimana Bhaga bisa meyakinkan orang tua Lika bahwa dia memang lelaki yg tepat buat Lika. Lelaki yg akan melindungi dan membahagiakan Lika selamanya. Kalo itu bisa dia lakukan pasti keputisan bisa berubah. Masalahnya, gimana caranya?
Pokaż ten wątek -
Di situasi haru biru itu, sy memberanikan diri lancang. 'Bhaga, kamu beneran sayang Lika? 'Iya. Sayang banget' jawabnya lirih. 'Kalau diijinkan, kamu sanggup menyayangi dan melindungi Lika seumur hidupmu? Seumur hidup!' 'Insya Allah sanggup. Sanggup pah' Dua kali dia jawab.
Pokaż ten wątek -
'Nak Lika nak, Om boleh nanya ya. Apa Lika sayang juga sama Bhaga?' Lika menggangguk. Masih sambil terisak. 'Lika mau jadi isterinya Bhaga?' 'Mau..', jawabnya serak. Ibunya Bhaga mulai mengusap matanya yg semakin basah. Ayah Lika tetap diam. Tapi kali ini beliau menunduk.
Pokaż ten wątek -
Ya sudah kalau begitu, coba kalian berdua minta dg sungguh2 ijin dan restu dari orang tua. Kalian berdua sungkem.
Pokaż ten wątek -
Beberapa saat Bhaga masih diem aja. Malah celingukan bingung mau apa. 'Ayo..., ajak Lika sungkem bapak ibunya', sergah saya gemes. Lalu Bhaga dan Lika ndeprok sungkem ibu Lika. Mereka berdua menangis sambil mohon direstui untuk menikah. Saat itu saya tak kuasa lagi menyaksikan.
Pokaż ten wątek -
Untuk beberapa saat Ibu Lika masih tak bereaksi. Saat itu bagi saya terasa lamaaaa sekali. Tapi kmd raut wajahnya perlahan melunak dan lalu beliau memeluk anak wedok tersayangnya yg pasrah memeluk lututnya. Pecah tangis.
Pokaż ten wątek -
Diciuminya berkali2 kepala anak wedoknya sambil diusap2 pelan. Setelah bbrp lama, dg berlinang air mata, Ibu Lika bertanya kpd suaminya. 'Gimana pa?'. 'Ya sudah, papa sih ikut aja apa mau mereka', jawabnya pelan sambil mengusap air mata yg akhirnya tertumpah juga.
Pokaż ten wątek -
Dengar itu Lika langsung menghambur ke kaki ayahnya. 'Makasih papa...' Ayah Lika gak jawab apa2. Ia hanya mencium kepala anak wedok satu2nya itu lalu mengelus2 rambutnya penuh kasih sayang. Bhaga ngapain? Liat Lika gitu dia nyusul sungkem ayah Lika. Tapi ya gitu, kurang gercep.
Pokaż ten wątek -
Isteri saya yg dr tadi sesenggukan sendirian, buru2 saya peluk. Saya khawatir dia pingsan. Coz I know that she is so happy now.
Pokaż ten wątek -
Tapi tiba2 ibu Lika bilang, 'Eh tapi ada satu syarat ya'. Semua langsung menoleh tegang. 'Krn kel besar kita harus tahu semua, sy mohon ada acara lamaran resmi yg mengundang semua'. Bbrp hari kmd acara lamaran resmi digelar di resto milik Lika. Semua hadir termasuk eyangnya Bhaga
Pokaż ten wątek -
Jadi begitu ceritanya saudara2. Soal acara berikutnya, akad nikah dan resepsi tanya sendiri sama yg nikah. Cuma asal tahu aja waktu akad nikah Bhaga datangnya telat. Bangeten tenan.

Hikmah: Bagi cowo yg modalnya cuma sungkem, jangan kecil hati!
Sekian, Bless you all..Pokaż ten wątek
Koniec rozmowy
Nowa rozmowa -
Wydaje się, że ładowanie zajmuje dużo czasu.
Twitter jest przeciążony lub wystąpił chwilowy problem. Spróbuj ponownie lub sprawdź status Twittera, aby uzyskać więcej informacji.